Oven hotel perlu mampu mengikuti ritme dapur yang menangani banyak pesanan dengan jenis menu berbeda. Penggunaannya tidak terbatas untuk membuat roti atau pastry saat sarapan, tetapi juga dapat mendukung proses memanggang berbagai hidangan yang disajikan di restoran, banquet, hingga layanan katering hotel.
Karena kebutuhan setiap dapur tidak sama, kapasitas besar bukan satu-satunya patokan saat memilih oven. Sistem pemanasan, jumlah tray, sumber energi, dan menu yang akan dibuat juga perlu diperhitungkan sejak awal. Supaya tidak salah menentukan peralatan, Sinar Himalaya akan berbagi informasinya di artikel ini.
Baca juga: 6 Keunggulan Oven Konveksi: Hasil Panggang Lebih Lezat!
Apa yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Oven Hotel?
Kesibukan dapur hotel bisa berubah sepanjang hari. Itu sebabnya oven perlu dipilih berdasarkan kebutuhan operasional sehari-hari, bukan sekadar spesifikasi yang terlihat paling tinggi. Berikut 5 pertimbangan yang dapat membantu Anda memilihnya:
1. Sesuaikan Kapasitas Oven dengan Volume Produksi
Perkirakan berapa banyak makanan yang perlu dipanggang dalam satu waktu. Dapur dengan produksi pastry dalam jumlah besar tentu membutuhkan kapasitas berbeda dibandingkan dapur yang hanya memanggang beberapa tray untuk kebutuhan restoran.
Perhatikan jumlah deck, tray, atau rack yang dapat ditampung oven. Kapasitas yang sesuai akan memudahkan tim dapur menyusun jadwal produksi tanpa harus terlalu sering menjalankan siklus pemanggangan.
2. Pertimbangkan Jenis Menu yang Akan Dipanggang
Menu ikut menentukan sistem oven yang dibutuhkan. Roti, croissant, cake, dan produk pastry lainnya memiliki kebutuhan pemanggangan yang tidak selalu sama dengan hidangan utama.
Jika oven banyak digunakan untuk bakery dan pastry, misalnya, convection oven dapat dipertimbangkan karena memiliki sirkulasi udara panas di dalam ruang pemanggangan. Sementara itu, kebutuhan produksi lain dapat lebih sesuai menggunakan deck oven atau rack oven.
3. Pilih Sumber Energi Sesuai Kondisi Dapur
Oven komersial tersedia dengan sumber energi yang berbeda, termasuk listrik dan gas. Sebelum memilih, periksa instalasi yang tersedia di area dapur serta kebutuhan energi dari oven yang akan digunakan. Pilihan sumber energi yang sesuai sejak awal juga mempermudah penataan area produksi dan pemasangan peralatan.
4. Perhatikan Sistem Distribusi Panas
Distribusi panas berpengaruh langsung terhadap proses pemanggangan. Convection oven, misalnya, menggunakan kipas untuk mengedarkan udara panas, sedangkan deck oven memiliki ruang pemanggangan tersendiri pada setiap deck.
5. Pertimbangkan Alur Kerja di Area Produksi
Ukuran oven perlu disesuaikan dengan ruang yang tersedia tanpa mengganggu pergerakan staf. Perhatikan pula posisi pintu oven, area untuk memasukkan dan mengeluarkan tray, serta jaraknya dari meja persiapan. Jika area produksi memiliki alur yang tertata, pekerjaan staf menjadi lebih mudah dilakukan ketika dapur sedang sibuk.
Apa Beda Oven dan Microwave?
Oven dan microwave sama-sama digunakan untuk memanaskan makanan, tetapi cara kerjanya berbeda. Oven menghasilkan panas di dalam ruang pemanggangan untuk memasak makanan.
Microwave bekerja menggunakan gelombang mikro yang berinteraksi dengan molekul di dalam makanan sehingga menghasilkan panas. Berikut tabel perbedaan oven dan microwave:
| Aspek | Oven | Microwave |
| Cara kerja | Menggunakan panas di ruang pemanggangan | Menggunakan gelombang mikro |
| Penggunaan umum | Baking dan roasting | Memanaskan dan memasak menu tertentu |
| Cocok untuk | Roti, pastry, cake, serta hidangan panggang | Makanan yang perlu dipanaskan dengan cepat |
| Hasil pada permukaan | Dapat menghasilkan permukaan kecokelatan dan renyah | Bukan fungsi utamanya |
Rekomendasi Oven untuk Hotel yang Berkualitas
Setelah mengetahui kebutuhan dapur, Anda dapat mulai membandingkan oven berdasarkan sistem pemanggangan dan kapasitasnya. Sinar Himalaya menyediakan beberapa pilihan yang dapat digunakan untuk menunjang produksi bakery dan pastry di dapur hotel. Berikut rekomendasinya:
1. SHM-20E Gas Deck Oven (1 Deck 2 Trays)
SHM-20E merupakan gas deck oven dengan konfigurasi satu deck yang dapat menampung 2 tray. Kapasitas tersebut dapat dipertimbangkan untuk dapur yang membutuhkan oven tersendiri bagi produksi roti, cake, pastry, atau menu panggang lainnya.
Penggunaan gas sebagai sumber panas juga memberikan pilihan bagi dapur yang telah menyiapkan instalasi gas untuk peralatan produksi. Format 1 deck membuat oven ini dapat ditempatkan sebagai bagian dari lini produksi sesuai kebutuhan menu dan kapasitas pemanggangan.
2. SM-705G+SM-716 Gas Convection Oven and Underneath Proofer Series
SM-705G+SM-716 Gas Convection Oven and Proofer menggabungkan gas convection oven dengan proofer pada bagian bawah. Konfigurasinya menarik untuk produksi roti karena proses proofing adonan dan pemanggangan dapat didukung oleh peralatan dalam satu rangkaian.
Convection oven membantu mengedarkan udara panas selama baking, sedangkan proofer digunakan pada tahap fermentasi akhir adonan sebelum masuk oven. Kombinasi tersebut cocok untuk dapur yang rutin menyiapkan bread dan pastry sebagai bagian dari menu harian.
3. LMO-E6 Rack Oven LMO Series Sinmag
LMO-E6 Rack Oven LMO Series Sinmag menggunakan sistem rack yang dapat mendukung pemanggangan sejumlah produk dalam satu siklus. Jenis oven seperti ini relevan ketika dapur perlu menangani produksi dalam jumlah lebih banyak secara terjadwal.
Penggunaan rack juga memudahkan penataan beberapa tray sebelum memasuki proses baking. Karena itu, LMO-E6 dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan produksi bakery yang sudah memiliki volume cukup tinggi, seperti persiapan buffet, banquet, atau pastry dalam jumlah banyak.
4. SM-710G Gas Convection Oven Series Sinmag
SM-710G merupakan gas convection oven yang memanfaatkan sirkulasi udara panas selama proses pemanggangan. Sistem tersebut sesuai untuk berbagai produk yang membutuhkan penyebaran panas ke seluruh bagian ruang oven.
Model ini dapat menjadi pilihan untuk produksi pastry, cookies, roti, maupun produk bakery lainnya dalam beberapa tray. Penggunaan gas juga memberi alternatif sumber energi bagi dapur yang lebih sesuai mengoperasikan peralatan pemanggangan berbasis gas.
Baca juga: Perbedaan Oven Konvensional dan Konveksi, Jangan Sampai Salah Pilih
Sinar Himalaya Hadirkan Solusi Kebutuhan Oven untuk Bisnis Bakery Anda!
Pemilihan oven hotel yang tepat akan membantu dapur menangani kebutuhan produksi dengan lebih terarah, baik untuk menyiapkan roti dan pastry, menu sarapan, maupun kebutuhan banquet. Karena intensitas penggunaan dan jumlah produksi dapat berbeda setiap harinya, oven perlu memiliki kapasitas serta sistem pemanggangan yang sesuai.
Untuk kebutuhan tersebut, Oven untuk Hotel dari Sinar Himalaya tersedia untuk memudahkan Anda menyesuaikan oven dengan kapasitas produksi, jenis menu, sumber energi, serta sistem pemanggangan yang dibutuhkan.
Sinar Himalaya telah berpengalaman menyediakan mesin bakery dan food processing di Indonesia serta menghadirkan produk dengan kualitas unggul. Dukungan teknisi berpengalaman dan layanan purnajual juga menjadi nilai penting, terutama karena oven merupakan investasi yang digunakan untuk mendukung operasional dalam jangka panjang.
Hubungi Sinar Himalaya sekarang dan buat produksi dengan lebih efisien serta menjaga kualitas setiap sajian yang sampai ke meja tamu.





