Siapa yang tidak tergoda dengan aroma roti yang baru keluar dari oven? Tekstur yang lembut, kulit yang keemasan, dan rasa yang khas membuat setiap roti selalu menjadi pilihan favorit, baik untuk sarapan maupun camilan. Namun, tahukah Anda bahwa setiap jenis roti memiliki karakteristik dan cara pembuatan yang berbeda?
Dalam artikel ini, Anda akan menemukan ragam jenis roti populer beserta tips membuatnya agar hasilnya sempurna. Yuk, simak panduan lengkapnya dan temukan inspirasi untuk menghasilkan roti yang lezat dan berkualitas.
Jenis Roti yang Perlu Anda Ketahui
Setiap jenis roti memiliki ciri khas dalam rasa, tekstur, hingga teknik pembuatannya. Berikut adalah 13 jenis roti yang penting untuk Anda kenali beserta cara membuatnya agar hasilnya maksimal:
1. Roti Tawar
Roti tawar menjadi salah satu roti yang paling banyak digemari karena memiliki rasa netral dan tekstur lembut sehingga cocok untuk berbagai hidangan, mulai dari sandwich hingga roti panggang. Untuk menghasilkan roti tawar yang empuk, gunakan tepung terigu berprotein tinggi yang dapat membantu membentuk gluten secara sempurna.
Proses pengulenan harus dilakukan hingga adonan terasa elastis agar roti tidak mudah hancur. Selain itu, mengatur suhu oven dengan tepat penting untuk memastikan kulit roti tidak terlalu keras, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan matang merata.
baca juga: 5 Metode Pembuatan Roti Tawar yang Efektif
2. Roti Manis
Roti manis terkenal dengan cita rasanya yang lembut dan sedikit legit sehingga menjadi favorit bagi konsumen dari berbagai kalangan. Kelezatan roti manis sangat bergantung pada kualitas ragi dan keseimbangan penggunaan mentega serta gula.
Jika ingin mendapatkan tekstur yang ringan dan lembut, pastikan proses proofing dilakukan dengan sabar sehingga adonan mengembang dengan sempurna. Sentuhan aroma dari mentega yang berkualitas juga akan memperkaya rasa, membuat roti manis lebih istimewa di mata pelanggan.
3. Roti Gandum
Bagi konsumen yang mengutamakan pola makan sehat, roti gandum menjadi pilihan utama karena kandungan seratnya yang tinggi. Namun, roti ini sering kali memiliki tekstur yang lebih padat.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih lembut, Anda dapat mencampurkan tepung gandum dengan tepung terigu berprotein sedang sehingga adonan lebih mudah mengembang. Menambahkan sedikit madu juga dapat memberikan rasa manis alami yang menyeimbangkan rasa khas gandum. Proses pemanggangan harus diperhatikan agar roti tidak menjadi terlalu kering.
4. Baguette
Baguette adalah roti khas Prancis dengan bentuk panjang, kulit luar yang renyah, dan bagian dalam yang lembut. Keunikan baguette terletak pada proses fermentasi yang lambat menggunakan sedikit ragi sehingga menghasilkan rasa yang lebih kaya.
Tips untuk menciptakan kulit luar yang renyah, roti perlu diolesi air sebelum dipanggang, dan suhu oven harus cukup tinggi agar permukaan garing terbentuk dengan sempurna. Kombinasi teknik ini membantu menciptakan baguette yang autentik dan disukai banyak orang.
5. Sourdough
Sourdough dikenal karena rasanya yang sedikit asam akibat proses fermentasi alami menggunakan starter ragi liar. Roti ini memiliki tekstur khas dengan kulit luar yang renyah dan bagian dalam yang lembut.
Kunci keberhasilan membuat sourdough adalah memastikan starter aktif dan berbuih sebelum digunakan. Selain itu, proses pemanggangan dalam oven dengan tambahan uap akan membantu menjaga kelembapan bagian dalam roti, sekaligus membuat kulit luarnya garing.
6. Brioche
Brioche adalah roti khas Prancis yang memiliki cita rasa manis dan kaya berkat campuran telur serta mentega. Untuk menghasilkan brioche yang empuk dan ringan, gunakan bahan berkualitas tinggi, khususnya mentega, agar aroma dan teksturnya lebih lembut.
Proses proofing yang lebih lama juga penting agar adonan dapat mengembang dengan baik, menghasilkan roti yang lembut dan sedikit elastis. Mendinginkan adonan sebelum dibentuk akan mempermudah proses pengolahan dan menjaga struktur roti tetap rapi.
7. Focaccia
Focaccia adalah roti datar khas Italia yang empuk dengan aroma khas minyak zaitun. Roti ini sering menjadi pendamping hidangan utama atau disajikan dengan beragam topping. Untuk mempertahankan tekstur empuknya, adonan focaccia tidak perlu diaduk terlalu sering.
Gunakan minyak zaitun berkualitas agar aromanya lebih harum, dan taburkan sedikit garam laut di permukaan roti untuk menonjolkan rasa gurih yang khas. Pemanggangan yang tepat akan membantu menghasilkan roti dengan bagian bawah renyah tetapi bagian dalam tetap lembut.
8. Ciabatta
Ciabatta merupakan roti Italia dengan ciri khas pori-pori besar dan kulit luar yang sedikit renyah. Roti ini cocok digunakan untuk sandwich atau sebagai pendamping sop. Untuk mendapatkan pori-pori yang besar, adonan ciabatta harus memiliki kadar hidrasi tinggi.
Selain itu, proses folding atau pelipatan adonan saat proofing membantu mempertahankan kelembutan dan menguatkan struktur adonan. Memanggang ciabatta dalam oven yang memiliki uap akan menjaga kelembapan bagian dalam roti sehingga tidak mudah kering.
9. Bagel
Bagel memiliki tekstur kulit luar yang kenyal dan bagian dalam yang padat, menjadikannya roti yang unik dan populer di berbagai negara. Teknik memasak bagel berbeda dengan roti lainnya karena adonan perlu direbus terlebih dahulu sebelum dipanggang.
Proses ini membantu menciptakan tekstur khas yang kenyal. Untuk hasil terbaik, gunakan tepung protein tinggi agar adonan kuat dan tambahkan topping seperti biji wijen atau biji poppy untuk mempercantik tampilan.
baca juga: 5 Perbedaan Bagel dan Donut, Mirip namun Tak Sama!
10. English Muffin
English muffin adalah roti kecil yang cocok untuk sarapan, biasanya disajikan dengan telur atau daging asap. Tidak seperti kebanyakan roti yang dipanggang, English muffin dimasak di atas wajan datar untuk mendapatkan kulit luar yang sedikit renyah sementara bagian dalamnya tetap lembut.
Proofing yang cukup lama membantu menciptakan rongga khas di dalam muffin yang membuat teksturnya lebih ringan. Taburan tepung jagung di permukaan adonan juga membantu mencegah lengket saat dimasak.
11. Croissant
Croissant adalah pastry berbentuk bulan sabit yang terkenal dengan lapisan-lapisan tipis dan renyah. Untuk menciptakan croissant yang sempurna, gunakan mentega dingin dan lakukan proses pelipatan adonan (laminating) dengan cermat agar terbentuk lapisan-lapisan yang indah saat dipanggang.
Proofing di suhu ruangan yang stabil penting untuk menjaga tekstur adonan tetap baik dan tidak mencair sebelum dipanggang. Hasil akhirnya adalah croissant yang ringan, renyah di luar, tetapi lembut di dalam.
12. Pita Bread
Pita bread adalah roti datar khas Timur Tengah yang memiliki kantung di bagian tengah, sehingga mudah digunakan sebagai pembungkus isian. Untuk membuat pita bread yang baik, adonan perlu dipanggang dalam oven yang panas agar kantung udara terbentuk dengan sempurna. Waktu pemanggangan yang singkat memastikan roti tetap lembut tanpa mengering, sementara proses proofing yang tepat membantu roti mengembang dengan baik.
13. Panettone
Panettone adalah roti manis asal Italia yang biasanya disajikan saat perayaan akhir tahun. Teksturnya lembut dengan rasa manis dan aroma khas dari campuran buah kering dan kismis.
Untuk hasil terbaik, gunakan bahan isian berkualitas tinggi dan lakukan fermentasi adonan dalam waktu yang lebih lama agar roti dapat mengembang dengan ringan. Pemanggangan dengan suhu sedang membantu memastikan bagian dalam matang dengan baik tanpa membuat permukaan roti menjadi gosong.
baca juga: Cara Kerja Mesin Oven Roti Model Rotary dan Tips Merawatnya
Buat Roti dengan Tekstur Sempurna dengan Bakery Equipment dari Sinar Himalaya!
Memahami berbagai jenis roti beserta teknik pembuatannya adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas roti. Tidak ada salahnya mencoba bereksperimen dengan resep dan teknik yang berbeda untuk menemukan cita rasa khas yang sesuai dengan selera Anda.
Bagi Anda yang mulai melihat peluang bisnis dari dunia bakery, memilih peralatan yang tepat adalah investasi penting. Bakery equipment dari Sinar Himalaya hadir sebagai mitra tepercaya untuk membantu Anda menghasilkan produk roti dan kue dengan kualitas konsisten.
Salah satu produk andalan adalah MB-821 Gas Deck Oven Sinmag, oven pemanggang dengan 1 deck dan 2 trays yang menggunakan gas sebagai sumber panas. Oven ini dirancang agar suhu di setiap deck dapat diatur sesuai kebutuhan, sehingga hasil panggangan dapat matang merata untuk roti, kue, atau pastry. Ruang pemanggangnya mudah dibersihkan dan dilengkapi roda sehingga memudahkan proses pemindahan di area produksi.
Untuk mendukung proses pengadukan adonan yang efisien, SM-101 Planetary Mixer With New Spiral Hook Sinmag menjadi pilihan yang tepat. Dengan kapasitas mangkuk hingga 10 liter dan hook berbentuk spiral, mixer ini mampu mengaduk adonan kental hingga mengembang sempurna. Peralatan ini sangat cocok untuk usaha bakery atau bahkan bisnis kue rumahan karena dapat menampung lebih banyak adonan setiap harinya.
Kunjungi Sinar Himalaya sekarang juga dan dapatkan produk mesin untuk bakery Anda dengan kualitas unggul agar dapat menghasilkan produk bakery yang sempurna!





